Rabu, 24 Februari 2016

Buku Curhat Ingin Tobat PSK Kalijodo Ini Bikin Netizen Haru


Kapanlagi.com - Dalam beberapa hari terakhir, kawasan Kalijodo yang terletak di Jakarta Utara memang tengah populer. Hal ini dikarenakan rencana penggusuran lokalisasi yang sudah berdiri sejak tahun 1960 oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Nantinya kawasan kumuh itu bakal dijadikan sebagai kawasan hijau. Namun, sekelumit kisah lain Kalijodo pun terungkap yang membuat siapapun haru.
Sebagai salah satu lokalisasi tertua di ibukota, sudah bisa dipastikan Kalijodo jadi saksi bisu tempat di mana para Pekerja Seks Komersial (PSK) mencari kehidupan. Lewat barang-barang peningggalan mereka di lokasi yang kini sudah sepi itu,  kamu bakal menyadari betapa beratnya hidup sebagai sang kupu-kupu malam yang kadang harus tertawa kendati hati mereka menangis, seperti dilansir Merdeka.
Inilah buku harian yang tertinggal di Kalijodo © Merdeka
Inilah buku harian yang tertinggal di Kalijodo © Merdeka
Ketika Ahok menegaskan bakal membongkar Kalijodo, para PSK itupun langsung pergi meninggalkan tempat tinggal mereka. Mayoritas hanya membawa pakaian dan benda penting lain dengan meninggalkan banyak barang termasuk foto, catatan pelanggan sampai buku curhatan yang berserakan di kamar mereka. Tunggu, buku curhat? Yap, ada sebuah buku curhat seorang PSK Kalijodo yang bakal membuatmu terharu.
Buku yang tertinggal di kafe Mega Mas Kalijodo itu bukan sembarang buku. Namun memuat tulisan hati seorang PSK mengenai ketakutannya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa hingga keinginannya meninggalkan dunia sang kupu-kupu malam. Dalam buku bersampul merah bertuliskan Dewi, MG: Mas, tulisan tangan sang PSK dalam tinta biru itu benar-benar membuat pilu.
Sekelumit curhatan PSK Kalijodo © Merdeka
Sekelumit curhatan PSK Kalijodo © Merdeka
'Ya Allah, aku udah enggak betah hidup yang aku jalani sekarang. Ya Allah bimbinglah aku ke jalan yang benar. Ya Allah, aku ingin jadi orang yang baik di mata semua orang terutama-Mu Ya Allah. Kapan semua ini berakhir Ya Allah. Aku udah cape dengan semua ini'. Lalu kemudian di lembaran lainnya ada semacam pesan berjudul Pesan AA yang bertuliskan, 'Tak pernah kusadari. Pesan aa, jadilah anak yang baik jangan selalu ikuti hawa nafsumu, belajarlah jadi orang yang baik dan tau aturan perempuan'. Hingga di halaman lainnya sang PSK menulis lagi, 'Hidup ini memang tak sama dengan daun kelor'.
Tentu saja curhatan sang PSK yang tak diketahui identitasnya ini membuat netizens haru. Menjalani kehidupan berat di ibukota lewat dunia kelam bisa saja bukan plihan perempuan-perempuan malang ini. Sungguh, semoga saja dengan dibongkarnya Kalijodo, mereka bisa menjalani kehidupan yang lebih baik lagi.
(mdk/aia)
Load disqus comments

0 komentar