Rabu, 09 Maret 2016

Tahu Nggak Sih? Ternyata Ini Lho Asal Mula Tahun Kabisat!

Tahu Nggak Sih? Ternyata Ini Lho Asal Mula Tahun Kabisat!
Tanggal berapakah hari ini? Yap, 29 Februari. Berbeda dengan tahun 2015 lalu, pada 2016 ini manusia di Bumi bisa bertemu dengan tanggal 29 Februari setelah terakhir kali berjumpa di tahun 2012 silam. Tak heran kalau akhirnya 2016 disebut sebagai tahun Kabisat. Kamu tentu sering mendengar yang namanya tahun Kabisat, tapi apakah kamu tahu asal mulanya?
Pada dasarnya tahun Kabisat merujuk pada satu hari tambahan di bulan Februari yang terjadi setiap empat tahun sekali. Tahun Kabisat terjadi untuk menyeimbangkan jadwal waktu Bumi mengelilingi Matahari alias Revolusi. Dalam pelajaran IPA yang kamu tahu, Bumi membutuhkan waktu 365,25 hari untuk mengelilingi Matahari. Lalu saat Romawi dipimpin oleh Julius Caesar, dimulailah penetapan tahun Kabisat.
Dengan bantuan ahli astronomi asal Alexandria bernama Sosiogenes, terciptalah kalender Julian dengan jumlah hari 365,25 dalam setahun. Terjadi perhitungan yang kacau karena 0,25 hari menjadi satu hari dalam waktu empat tahun. Akhirnya Julius Caesar memutuskan jumlah satu hari ini masuk pada bulan Februari. Saat itu Februari masih berjumlah 29 hari dan setiap empat tahun sekali menjadi 30 hari. Lalu bulan Juli memiliki 31 hari dan Agustus memiliki 29 hari. Namun semua berubah saat August Caesar jadi pemimpin dan malah menambah dua hari di bulan Agustus yakni jadi 31 hari seperti bulan Juli. Hal ini membuat Februari kehilangan hari sampai saat ini.
Revolusi Bumi terhadap Matahari-lah yang menyebabkan tahun Kabisat muncul © Telegraph
Revolusi Bumi terhadap Matahari-lah yang menyebabkan tahun Kabisat muncul © Telegraph
Sejak saat itulah bulan Agustus menjadi 31 hari sampai saat ini dan bulan Februari hanya punya 28 hari di tahun-tahun reguler. Kamu mungkin bertanya-tanya, mengapa harus Februari yang jadi korban? Karena pada masa itu, bulan terakhir dalam satu tahun adalah Februari dan ini sudah ditetapkan semenjak era Raja Numa Pompilius, seperti dilansir Telegraph.
Hanya saja kriteria tahun Kabisat ala pemimpin Romawi ini bermasalah setelah dipakai selama 1.500 tahun. Hingga akhirnya Paus Gregorius XIII mengubah kriteria tahun Kabisat menjadi tahun yang habis dibagi empat yang dimulai pada tahun 1582. Bicara soal tahun Kabisat, rupanya ada banyak sekali mitos yang beredar di kalangan masyarakat. Seperti salah satunya dari China yang menyebut kalau mereka yang terlahir di 29 Februari umumnya tak pandai berbisnis dan akan mengalami kesulitan dalam hidupnya.
Anyway apapun itu, selamat tahun Kabisat di 2016 ini ya untuk kamu! (tel/aia)

Sumber : Kapanlagi.com 
Load disqus comments

0 komentar